Sebelum Kau Memutuskan Tuk Menikah: Kenali Keluarga Calon Pasangan #4

 Pernikahan itu bukan hanya tentang aku dan kamu. Ada banyak hal dan orang yang akan terlibat di dalamnya. Maka pastikan sebelum kamu memutuskan tuk menikah, kamu sudah benar-benar yakin dan mengenal tentang pasanganmu itu, bukan hanya tentang sifatnya, tapi juga tentang kebiasaannya, cara dia bersikap, cara dia memperlakukan keluarganya, cara dia diperlakukan keluarganya, dan masih banyak hal lainnya. Mari kita jabarkan di bawah agar lebih jelas dan mudah dipahami.


Sebenarnya manusia kebanyakan cukup pandai untuk menutupi dan menyembunyikan sifat asli. Namun, bukan berarti kita tidak bisa menilai seberapa baik atau buruknya sifat pasangan kita nanti. Coba ajak berdiskusi tentang suatu permasalahan, bagaimana tanggapannya, cara dia menjawab, dan isi diskusinya seperti apa, tapi tetap harus tahu situasi dan kondisi juga, jangan ajak diskusi disaat pasangan kita sedang cape atau sedang kurang mood. Cari situasi yang nyaman dan tenang.

Sesekali jika memang diajak untuk bertamu ke rumah pasangan, coba perhatikan bagaimana ia memperlakukan dan diperlakukan keluarganya. Kadang beberapa hal kecil bisa terlihat sebagai kebiasaan sehar-hari. Khusus bagi perempuan, memiliki mertua yang baik itu sebuah rezeki dan anugrah yang besar, maka jangan sampai mengabaikan bagaimana calon mertua memperlakukan dirimu. Meskipun mungkin saja di awa-awal terlihat baik, tapi biasanya insting perempuan tuh kuat, bisa menilai. Misalnya saja, jika ibunya terlalu bergantung pada anak laki-lakinya, maka bisa dipastikan setelah kalian menikah, ibunya akan tetap seperti itu. Siapkan mental menghadapi mertua yang bergantung pada anak laki-lakinya. Bahkan tidak jarang mertua yang merasa anak laki-lakinya 'telah direbut' dan cemburu pada menantu perempuannya. Pikirkan sejak dini, memiliki mertua seperti itu sangat menguras emosi, jadi usahakan hindari laki-laki yang 'terlalu dijadikan tempat bergantung' keluarganya. Apalagi jika kamu memiliki calon ipar, pastikan mereka menyetujui hubungan kalian, karena jika tidak, ya kamu sudah bisa memastikan bagaimana kehidupan kedepannya menghadapi ipar-ipar yang cemburuan.

Perhatikan isi rumah dan kebersihan. Percayalah, bagi kamu perempuan, biasanya akan sangat terganggu dengan kondisi rumah calon mertua yang kurang menjaga kebersihan. Karena ke depannya, mungkin saja kalian akan tinggal di sana, atau harus berkunjung secara rutin, kamu pasti tidak mau kan jika harus menghadapi kondisi rumah dan orang-orangnya yang maaf jorok. Nanti kemungkinan yang diharuskan beberes kan kamu. Kecuali kalau memang punya ART. Intinya sih jangan menyepelekan kondisi kebersihan rumah pasanganmu, karena itu cukup mencerminkan bagaimana keseharian mereka dalam menjaga kebersihan. Apalagi bagi kamu yang sangat memperhatikan kebersihan akan sangat tersiksa jika harus hidup bersama dengan orang yang tidak peduli kebersihan. Ingat, rumah tangga itu artinya hidup bersama 24/7. Kamu gak mau kan tiap hari harus menguras emosi mengingatkan kebersihan pada pasanganmu bahkan untuk hal-hal yang kecil?

Perhatikan juga tentang permasalahan yang ada di keluarga calon pasanganmu. Mungkinkah salah satu anggota keluarganya ada yang bermasalah, misalnya terjebak pada pergaulan bebas, terjerat hutang pinjaman online, judi, dan lain sebagainya yang kamu rasa terlalu berat jika kamu harus menghadapi orang-orang seperti itu. Jangan memaksakan untuk meneruskan hubungan, jika kamu dan pasanganmu bahkan tidak bisa menerima kondisi keluarga intinya yang problematik. Karena hal itu kemungkinan merembet ke hubungan kalian, bisa saja kalian akan dibebani untuk membantu membayar hutang-hutang adiknya, keluarganya, dan sebagainya. Jangan sampai niat memulai rumah tangga malah menjadi bencana.

Tentang penyakit yang diidap. Sebaiknya sebelum memutuskan untuk menikah, kalian berdua harus saling terbuka tentang kemungkinan penyakit yang dimiliki. Apalagi jika penyakit itu berpotensi memengaruhi keturunan kalian nanti. Makanya penting sekali untuk melakukan check up pranikah. Tujuannya untuk menghindari atau meminimalisasi kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi, serta bisa diatasi sedini mungkin. 


Oke, mungkin lima hal itu dulu yang akan kubagikan di artikel ini. In syaa Allah, untuk pembahasan dan topik lainnya akan dibahas pada postingan berikutnya. Jadi, ladies pikirkan baik-baik dan kenalilah kebiasaan, kondisi, dan keadaan keluarga calon pasanganmu, ya. Jangan sampai menyesal ketika sudah menikah nanti.


Stay healthy and happy. See you next time. 

 

Komentar

Postingan Populer