Alasan Main Quora: Seru!



Bismillaah.. Assalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh.

Aku sering posting status WA yang kebanyakan share link artikel Quora. Kemudian ada beberapa temanku yang nanyain apa sih Quora itu dan kenapa sih aku pakai Quora. Jadi yasudah aku jadikan artikel saja di blog.
Quora | LinkedIn
Logo Quora
Itu adalah logo Quora. Sebelumnya, aku perkenalkan dulu apa dan siapa Quora ini. Jadi, simple-nya Quora itu situs berbasis forum tempat berbagi pengetahuan tentang berbagai hal, seperti budaya, teknologi, pendidikan, politik, sejarah, pengalaman, dan masih banyak topik lainnya. Quora ini didirikan sejak tahun 2009 oleh Adam D'angelo dan Charlie Cheever. Sudah lama kan? Tapi aku sendiri baru aktif akhir 2019 sampai sekarang.
Jadi, Guys, di Quora siapapun bebas menanyakan sesuatu yang ingin dia ketahui, dan siapapun juga bebas menjawab setiap pertanyaan yang ada.
"Atuh kalau seperti itu berarti kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan?"
Nah keraguan itu akan aku jawab dalam poin alasan aku menggunakan Quora. Check it out!

  1. Setiap orang bebas bertanya. Tentu, pertanyaannya diusahakan bukan pertanyaan yang sudah pernah ditanyakan, karena ketika ada beberapa kata kunci pertanyaan yang dianggap mirip, sistem di Quora akan secara otomatis menampilkan pertanyaan-pertanyaan yang mungkin saja sudah pernah ditanyakan sebelumnya plus dengan jawabannya juga.
  2. Setiap orang bebas menjawab. Nah, berkaitan dengan keraguan akan kebenaran dari jawabannya. Di Quora ini biasanya setiap jawaban akan ada fitur upvote atau downvote untuk mendukung atau tidak mendukung suatu jawaban. Kita juga bisa dengan mudah menilai mana jawaban yang kredibel dan tidak. Contohnya begini, jika ada pertanyaan seperti "berapa biaya hidup tinggal di Edinburgh?" maka dipastikan yang dapat menjawab pertanyaan tersebut setidaknya haruslah orang yang pernah tinggal di Edinburgh, sehingga jawaban dapat dipertimbangkan. Nah gambar berikut adalah salah satu contohnya.
  3. Banyak orang yang berwawasan luas. Oke, ini terlalu subjektif dan aku yakin tidak semua orang yang menggunakan Quora adalah orang yang berwawasan luas. Tentu hal ini bersifat relatif juga, ya, tapi sejauh aku main Quora, isinya memang kebanyakan adalah orang-orang berwawasan luas yang berbagi pengalaman dan pengetahuannya melalui jawaban-jawaban yang mereka berikan.
  4. Baca Quora lebih seru daripada baca status di media sosial lainnya. Oke. Aku tahu dibanding-bandingkan itu tidak enak, tapi memang yang kurasakan adalah seperti itu, semenjak aktif baca konten di Quora justru aku mendapatkan banyak pengetahuan baru yang lebih berguna, tergantung kita pengennya baca konten apa. Bayangkan, kebanyakan status-status di media sosial itu malah membuat pembacanya anxiety, cemas, gelisah, FOMO, bahkan bisa sampai menyebabkan depresi
  5. Ada fitur Ruang untuk berbagi dan berdiskusi tentang topik yang diminati. Misalnya kamu suka topik politik nah kamu bisa mencari ruang yang sesuai dengan minat kamu tentang politik. Contohnya seperti ini:

    Itu adalah contoh ruang yang aku ikuti. :D
  6. Mendapatkan banyak pembelajaran hidup. Ini sih alasan yang paling wahid dari serunya aku menggunakan Quora. Membaca berbagai pengalaman dan jawaban dari orang-orang yang begitu heterogen membuatku mendapatkan banyak pembelajaran hidup. Bahwa berbagai hal, kebiasaan, kebudayaan, dan semua peristiwa yang terjadi dalam hidup ini penuh dengan paradoksal, sudut pandang yang berbeda-beda, dan keberagaman lainnya. Aku bisa lebih open-minded dan sadar bahwa hidup ini sejatinya adalah belajar, di mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja.
Berikut beberapa screenshot serunya main Quora menurutku (sejauh ini):



Dan ini adalah beberapa contoh tautan yang bisa kalian intip-intip dulu Quora itu seperti apa:

Serta masih banyak yang lainnya. 
See? Tampaknya pertanyaan sepele, tapi bisa saja itu membantu dalam kehidupan sehari-hari kita. 
Intinya, semua media sosial pasti ada positif dan negatifnya, tergantung bagaimana kita memanfaatkannya sebagai pengguna. Tak terkecuali Quora ini, pasti ada kok sisi gelapnya, jadi kita harus bijak dan cerdas dalam memilah informasi yang kita dapatkan, jangan telan mentah-mentah pernyataan siapapun termasuk artikel ini, filter dahulu, analisis dahulu, sebelum akhirnya memutuskan apakah berguna untuk kita atau tidak.

Jadi, itu saja yang ingin aku share hari ini. Semoga bermanfaat. Aku tunggu kalian gabung di Quora, ok?

Konten selanjutnya aku ingin review buku, tapi kita lihat saja nanti, ya. 

Hope you enjoy. Stay safe. Semoga pandemik ini segera berakhir dan hubungan kita dengan manusia, lingkungan, dan Sang Pencipta, lebih baik lagi. Aamiin...
~Mari terus berproses. Hidup untuk belajar dan belajar untuk hidup.~
Wassalamu’alaikum warohmatullah wabarakaatuh.

Komentar

Postingan Populer