Sahur Pertama di Perantauan 1 Ramadhan 1439 H | #NGOPI3

Bismillahirrahmaanirrahiim...
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
Pagi, Sahabat semuanya, apa kabar hari ini?
Semoga sehat dan bahagia selalu. Aamiin...

Alhamdulillah.. Marhaban Yaa Ramadhan... Kembali lagi di Ngopi (Ngobrol Perkara Inisiatif). Hari ini (Kamis, 17 Mei 2018 M/1 Ramadhan 1439 H) merupakan hari pertama shaum di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Sebelumnya kita semua patut bersyukur karena Allah swt. masih memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan Ramadhan kali ini. Untuk umat Islam di seluruh dunia, khususnya Indonesia, saya ucapkan selamat menjalankan puasa Ramadhan semoga selalu diberi kesehatan dan lancar dalam berbagai aktivitas yang in syaa Allah selalu di-Ridhoi Allah swt. Aamiin...
Sahabat sekalian, bagaimana dengan sahur pertamanya?
Bagi kalian yang sudah mempunyai pasangan halal, alhamdulillah ya ada yang membangunkan dan ada yang menemani. Hihi. Yang belum punya pasangan, sabar, masih ada keluarga. ;) Jodohmu sedang on the way.
Bagi kalian yang tinggal di perantauan gimana nih rasanya sahur pertama gak bareng keluarga?
Hm... Ngomongin tentang sahur pertama, ya jujur aja ini adalah Ramadhan pertama aku tinggal di perantauan. Huhu. Sedih juga sih gak sahur bareng keluarga, di sini cuma di kost-an sendiri. Well, emang sih di kost-an juga banyak temen-temenku yang gak pulang ke kampung halamannya masing-masing. Tapi bagiku yang baru pertama kali jauh dari orangtua rasanya tuh beda aja (okay, ini lebay), tapiii yaa fine, I'll be fine (Hoho, anak  rantau harus kuat, harus strong, yeah I can!), yang terpenting kita berusaha mendapatkan Ridho-Nya. Aamiin...
So, buat Sahabat yang punya pengalaman sama denganku, baru pertama kali puasa di perantauan, it's okay, gak cuma kamu sendiri kok. Kita harus bersyukur karena di sisi lain teknologi saat ini bisa mengobati rasa rindu kita, misalnya ya video call, etc. Jadi jangan terlalu sedih sampai puasa kamu jadi gak fokus dan waktu yang seharusnya dimanfaatkan sebaik-baiknya malah jadi terlewati begitu saja. Buat Sahabat yang sedang merantau ke luar negeri, semoga puasanya diberi kelancaran oleh Allah swt. apalagi ada kan beberapa negara yang memang waktu untuk puasanya lebih dari 13 jam, bahkan ada yang sampai 20 jam. Wah, tetap semangat, ya! ;)
Intinya, wherever we are, semoga selalu berada dalam Lindungan Allah swt., semoga ilmu yang sedang kita cari atau nafkah yang sedang kita cari dapat bermanfaat bagi kita dan orang lain, semoga waktu hidup kita selalu dalam Rahmat dan Ridho-Nya. Aamiin...
Yaa, itu saja sih, hanya ingin sedikit bercerita, ngobrol aja sama Sahabat semua yang mengunjungi this blog. Ya, i'm sorry if this post just wasting ur time. But, tujuanku membuat posting seperti ini bukan hanya asal ketik, tapi yaa untuk bahan pembelajaranku dalam dunia literasi, kemudian bahan refleksi juga, in syaa Allah...

Alhamdulillah... Cukup sekian dariku, tetap bijak dalam berbagai hal. Semoga puasanya full sebulan tanpa ada bolong-bolong ya, kemudian dapat khatam Alquran juga, dan selalu berbagi kebaikan.
Keep hamasah! Semangat untuk puasanya, Have Courage and Be Kind!
Mohon maaf bila terdapat kata-kata yang kurang berkenan.
Share pengalaman Sahabat mengenai sahur pertama Ramadhan 2018/1439 H kali ini, silakan tinggalkan jejak di kolom komentar.
Terima kasih sudah berkunjung.
#BeAWisePeople
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Komentar

Postingan Populer